RHK GMIM Rabu 25 Oktober 2023, 1 Korintus 12 : 21-24 Menghormati Dengan Rendah Hati


Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: “Aku tidak membutuhkan engkau.” Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: “Aku tidak membutuhkan engkau.” Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan. Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus. Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus,

Menghirmati dengan Rendah Hati

Hidup yang saling menghormati adalah prinsip yang sangat diperlukan oleh banyak orang. Demikian pula Rasul Paulus mengajarkan prinsip ini sebagai kesatuan tubuh Yesus Kristus. Paulus menggunakan analogi tubuh untuk menjelaskan bahwa setiap anggota tubuh memiliki peran dan kegunaannya masing-masing. Bagi Paulus, tidak boleh ada pihak yang mengatakan kepada yang lain bahwa mereka tidak diperlukan dan tidak penting. Dalam hidup keseharian, kita cenderung menilai seseorang berdasarkan penampilan mereka. Padahal, fiman Tuhan mengajarkan bahwa anggota-anggota tubuh yang tampaknya lemah atau tidak terhormat sebenarnya mebutuhkan perhatian khusus yang lebih terhormat. Tuhan Allah menempatkan setiap anggota tubuh sesuai kehendak-Nya dan itu termasuk anggota-anggota yang tampaknya tidak begitu terhormat.

Firman ini mengingatkan kita sebagai tubuh Yesus Kristus, bahwa setiap orang memiliki peran dan karunia yang unik. Dan kita harus saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Tidak ada ruang bagi kesombongan, keangkuhan atau merendahkan orang lain. Sebaliknya, kita diundang untuk melihat dengan mata kasih dan memberi penghormatan kepada semua anggota tubuh, termasuk yang dianggap tidak terhormat oleh manusia.

Sebagai keluarga Kristen, panggilan kita adalah saling menghormati dan menghargai dengan sikap rendah hati. Kita harus mengakui bahwa setiap orang memiliki nilai dan peran yang unik di mata Tuhan Allah. Tidak peduli seberapa lemah atau tidak terhormat dalam pandangan manusia. Marilah kita menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan Allah, bahwa kita dapat saling menghormati dan menghargai karena kasih Tuhan Allah yang tidak terbatas. Amin.

Doa: Ya Tuhan Allah, kami bersyukur untuk kasih-Mu yang tidak terbatas dan yang telah mengajarkan kami untuk saling menghormati dan menghargai serta memperhatikan terhadap sesama. Amin. (rhkgmim)

Berita Terkait

Top