Renungan Harian: Selasa 26 September 2023, Iman Bertumbuh dalam Penderitaan – Roma 5:3-4


Roma 5 : 3 – 4

(3) Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,

(4) dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.

Iman Bertumbuh dalam Penderitaan

Kesukacitaan dan penderitaan dalam dunia fana merupakan realita dalam kehidupan manusia. Saudaraku, orang beriman tidak akan pernah lepas dari berbagai problematika hidup dan itulah yang membentuk kemurnian iman seseorang. Orang Kristen mula-mula banyak mengalami hambatan yang membuat mereka mengalami penderitaan. Rasul Paulus memberitahu bahwa jemaat Kristen yang mengalami berbagai kesulitan hidup justru membantu iman jemaat bertumbuh. “Kesengsaraan menimbulkan ketekunan, ketekunan menimbulkan tahan uji, dan tahan uji menimbulkan pengharapan” (Rm 5:3-4).

Bersukacita di dalam penderitaan, bukan karena kita suka menderita atau menyangkal kesedihan yang terdapat dalam penderitaan. Tetapi karena kita mengetahui bahwa Tuhan Allah di dalam Yesus Kristus sedang memakai kesulitan hidup serta serangan iblis untuk membangun karakter rohani kita. lbarat kita sedang menaiki sebuah tangga menuju puncak menara, tentu kita harus mengangkat kaki untuk menginjak anak tangga yang paling atas.

Masalah-masalah yang sedang kita alami akan mengembangkan ketekunan kita, yang pada gilirannya akan memperkuat karakter kita. Juga menguatkan kepercayaan kita kepada Tuhan Allah dan memberi kita keyakinan yang lebih besar tentang masa depan. Saudara barangkali merasa kesabaran setiap hari diuji oleh Tuhan Allah dengan cara tertentu. Tetaplah sabar dan berpikir positif sehingga kita dapat memahami berbagai problematik hidup untuk pertumbuhan iman sehingga kita dapat mengucap syukur. Dan hadapilah kesempatan-kesempatan itu dengan kekuatan iman kepada Tuhan Yesus Kristus. Seperti kata firman dalam kitab Zefanya 3:17a “Tuhan Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan”.

Penderitaan dapat diubah oleh Tuhan Allah untuk kebaikan yang lebih tinggi dan kesempatan bagi setiap orang percaya untuk membuktikan kasih kita kepada Tuhan Allah di tengah-tengah kesukaran. Ayub teruji dalam penderitaan ketika semua yang ada padanya lenyap dan Tuhan memberi imbalan berkat berlipat ganda.

Sebagai keluarga Kristen, yakinlah bahwa Tuhan Allah menjanjikan kekuatan untuk menjadi setia sampai akhir hidup. Kita tahan uji karena ditempa dengan berbagai kepahitan dan penderitaan hidup sehingga iman terbukti kuat dan tangguh. Di sinilah kemurnian iman kita berkilau seperti kilauan berlian yang memantulkan cahaya. Ketahuilah akhir dari penderitaan orang beriman yang tangguh imannya adalah kemenangan. Amin.

DoaYa Tuhan Yesus Kristus, kiranya setiap pergumulan hidup kami menciptakan kemurnian iman yang berkilau seperti kilauan permata sehingga memperoleh kemenangan dalam perjuangan iman dan tetap mencintai-Mu sampai hidup di dunia ini berakhir. Amin. (rhkgmim)

Berita Terkait

Top