Renungan Harian: Selasa 23 Januari 2024, Kisah Para Rasul 25:4-5 Mengambil Keputusan Yang Tepat


Kisah Para Rasul 25 : 4-5

Tetapi Festus menjawab, bahwa Paulus tetap ditahan di Kaisarea dan bahwa ia sendiri bermaksud untuk segera kembali ke sana. Katanya: “Karena itu baiklah orang-orang yang berwewenang di antara kamu turut ke sana bersama-sama dengan aku dan mengajukan dakwaan terhadap dia, jika ada kesalahannya.”

SEORANG pemimpin harus mempunyai sikap yang jelas agar tidak membawa kerugian bagi orang lain. Karena jika pemimpin tidak dapat bersikap untuk mengambil keputusan akan ada pihak yang akan dirugikan atau celaka. Demikian juga Perkius Festus sebagai seorang pemimpin, tidak menyetujui dan menuruti keinginan orang Yahudi. Ia menolak permintaan mereka untuk membawa Paulus ke Yerusalem agar dapat diadili di sana. Festus mengambil keputusan Paulus tetap ditahan di Kaisarea. Ia berbuat demikian karena sudah mengetahui dengan pasti persoalan yang dituduhkan kepada Paulus dan tidak menyetujui mengirim Paulus ke Yerusalem. Sehingga ia mengundang imam-imam kepala dan pemimpin Yahudi yang berwewenang untuk datang ke Kaisarea dan mendakwa atau menyatakan tuduhan kepada Paulus. Apapun alasannya, penolakan Festus ini kita yakini adalah cara Tuhan Allah melindungi Paulus dari rencana jahat orang-orang yang membencinya.

Sebagai orangtua yang adalah pemimpin dalam keluarga, hal mengambil keputusan merupakan suatu tindakan yang harus kita lakukan saat kita diperhadapkan dengan berbagai pilihan. Ketika kita berhadapan pilihan yang sangat dilematis membuat kita sulit mengambil sikap untuk sebuah keputusan yang tepat. Karena itu kita harus memohon hikmat dari Tuhan Allah agar tidak salah mengambil keputusan. Sebab kalau kita salah mengambil keputusan, maka akan salah juga untuk menentukan arah perjalanan hidup keluarga kita. Bahkan dalam kehidupan bersama orang lain di lingkungan jemaat dan masyarakat. Karena itu pakailah hikmat dari Tuhan Allah agar kita dapat mengambil keputusan yang tepat atas setiap permasalahan yang dihadapi. Apapun yang mengancam, Tuhan pasti akan menolong kita. Amin.

Doa: Ya Tuhan Allah, berilah hikmat-Mu kepada kami, sehingga bila kami diperhadapkan dengan masalah kehidupan, kami mampu mengambil keputusan yang tepat sesuai dengan hikmat dan kehendak-Mu. Amin. (rhkgmim)

Berita Terkait

Top