Renungan Harian: Selasa 21 November 2023, Jangan Merusak Orang Benar – Amsal 24 : 15


Amsal 24 : 15

Jangan mengintai kediaman orang benar seperti orang fasik, jangan merusak rumahnya.

Jangan Merusak Orang Benar

Orang yang selalu berniat merusak milik orang lain, apakah itu berupa benda atau barang bahkan ketenangan dan kebahagiaan serta nama baik seseorang adalah kekejian di mata Tuhan Allah. Merusak adalah pekerjaan iblis yang tidak menghendaki adanya ketentraman dan keharmonisan dalam hidup. Iblis mempengaruhi manusia dengan kecerdikan dan kefasikannya agar orang benar mengikuti kehendaknya. Kefasikan menjerumuskan orang percaya pada perbuatan dosa yang disebabkan oleh ketidaksenangan melihat kelebihan dan keunggulan serta kesuksesan orang lain. Hidup orang benar senantiasa berjuang untuk melakukan kebenaran, sementara hidup orang fasik selalu berupaya untuk merusak kebenaran.

Firman hari ini, “Jangan mengintai kediaman orang benar seperti orang fasik, jangan merusak rumahnya.” adalah peringatan yang disampaikan kepada orang percaya untuk tidak melakukan kebodohan. Mengintai adalah cara yang dipakai oleh orang fasik untuk mencari tahu keberadaan hidup orang benar dengan maksud dan tujuan yang jahat. Pengamsal memperingatkan orang percaya untuk tidak mengusik dan merusak ketenangan dan ketentraman orang-orang yang hidup benar, karena Tuhan Allah pasti akan berpihak dan membela orang-orang yang melakukan kebenaran. Orang percaya diingatkan untuk tidak terpengaruh oleh kuasa Iblis untuk mencari tahu keberadaan hidup seseorang dangan maksud jahat.

Sebagai keluarga Kristen kita diingatkan untuk tidak mencampuri urusan orang lain, rumah tangga orang lain, kehidupan orang lain dengan maksud jahat atau merusak. Marilah kita menata rumah tangga dengan baik dan benar supaya menikmati kebahagiaan dan ketentraman berdasarkan terang firman Tuhan. Kita diingatkan untuk tidak menjadi fasik oleh karena cemburu, iri hati dan sakit hati dengan keunggulan dan kesuksesan orang lain. Orang percaya hendaknya belajar untuk tidak merusak karir dan masa depan orang lain karena tidak mampu berkompetisi dengan iman. Oleh karena itu, dalam berbagai kelemahan dan keterbatasan marilah kita berupaya memohon hikmat Tuhan Allah agar dapat menjalani hidup sebagai orang benar supaya kita diberkati. Amin

Doa: Ya Tuhan Allah, dalam berbagai kelemahan, keterbatasan dan keberdosaan karrn, ajarlah dan perlengkapi kami dengan hikmat-Mu untuk hidup benar agar kami dapat menikmati kebahagiaan dan ketentraman hidup. Amin. (rhkgmim)

Berita Terkait

Top