Renungan Harian: Selasa 13 Februari 2024, 1 Timotius 2:3 Berdoa Dengan Rela Dan Tulus


1 Timotius 2 : 3

Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita,

Dalam kehidupan keluarga, pasti kita selalu menginginkan suatu keadaan di mana semua anggota keluarga saling memperhatikan. Sebagai orang tua selalu merindukan anak-anaknya memenuhi harapan mereka. Misalnya dengar-dengaran, belajar supaya dapat membangun kehidupan sejahtera di masa depan. Juga dalam hubungan suami-istri pasti selalu berharap agar kehidupan bersama dapat terjalin dalam keadaan yang harmonis.

Kata “berkenan” dalam kamus Bahasa Indonesia artinya merasa senang (suka, sudi). Ini berarti, Paulus memberikan nasihat ini kepada Timotius bukan tanpa maksud, sebab nasihat ini tidak hanya sebatas pada soal berdoa untuk semua orang, melainkan segala sesuatu yang dilakukan berawal dari doa merupakan sesuatu yang baik dan berkenan kepada Tuhan Allah.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali mendengar orang berucap atau barangkali kita juga pernah mengucapkannya bahwa hidup kita adalah untuk menyenangkan hati Tuhan Allah. Namun dari nasihat Paulus ini ternyata tidak mudah menyenangkan hati-Nya. Sebab berdoa untuk orang lain, termasuk untuk para penguasa (raja dan pembesar), ternyata harus dilakukan dalam ketulusan dan kerelaan. Karena memang ada yang tidak mau berdoa untuk para penguasa. Apalagi bila kita sering mendapatkan sesuatu yang tidak memuaskan, pernah diperlakukan dengan tidak adil atau menemukan kasus korupsi dan berbagai ketimpangan hidup para penguasa, maka kita bukan hanya tidak mau berdoa bagi mereka. Melainkan akan timbul keengganan dalam hati dan pikiran kita untuk bergaul dengan mereka. Atau dalam kenyataan yang lain, barangkali ada orang yang suka berdoa untuk penguasa karena mereka mendapatkan sesuatu yang menyenangkan dari para penguasa.

Tinggal beberapa jam lagi kita akan memasuki waktu Pemilihan Umum (Pemilu). Karena itu, kita harus menempatkan diri sebagai orang yang terpanggil untuk membangun ketulusan dan kerelaan untuk mengambil bagian dalam PEMILU. Sekaligus memohon dalam doa kepada Tuhan Allah, agar mulai dari waktu persiapan di hari ini sampai besok, semua akan berlangsung dengan lancar dan sukses. Kita juga memohon agar melalui PEMILU, Tuhan Allah membawa bangsa Indonesia untuk menikmati berkat dan damai sejahtera. Kita juga memohon agar Tuhan Allah memilih melalui tangan kita pemimpin-pemimpin bangsa yang menjadi alat-Nya mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera. Amin.

Doa: Ya Tuhan Allah, berilah kami hati yang tulus dan rela berdoa serta menopang pelaksanaan PEMILU besok hari. Kami juga mohon Tuhan Allah menyertai pemerintah bangsa dan negara kami agar mereka dapat menata PEMILU demi kemajuan hidup bangsa dan negara kami. Amin. (rhkgmim)

Berita Terkait

Top