Renungan Harian: Rabu 4 Oktober 2023, Kesempatan Untuk Berbuat Baik – Lukas 10 : 30


Lukas 10 : 30

Jawab Yesus: “Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.

Kesempatan untuk Berbuat Baik

Sebuah kisah atau perumpamaan yang diceritakan dapat menjadi jalan untuk membuka pikiran dan hati seseorang dan bahan refleksi dalam memahami hal-hal tertentu dalam hidup. Sebuah kisah juga dapat membuka cara pandang seseorang yang selama ini mungkin masih sempit dalam melihat sesuatu.

Yesus Kristus menjawab pertanyaan sang ahli Taurat tentang siapa sesamanya, dengan menceritakan sebuah kisah. Yesus Kristus memulai dengan mengisahkan seorang yang
turun dari Yerusalem ke Yerikho dan jatuh ke tangan para penyamun yang merampok, memukuli, dan meninggalkannya hampir mati. Apa yang dialami orang tersebut sungguhlah tragis. Siapa orang tersebut dalam kisah ini tidak dijelaskan dengan detil, sebab yang terutama hendak ditunjukkan dari kisah ini adalah respons atau reaksi orang-orang terhadap orang yang malang ini. Orang ini harus mengalami kehilangan harta bendanya dan bahkan hampir kehilangan hidupnya sendiri. Kemalangan yang menimpa orang ini, sekalipun tragis, menjadi kesempatan bagi orang lain untuk menyatakan belas kasihan kepadanya.

Dalam hidup ini, terdapat peristiwa-peristiwa yang dialami orang-orang tertentu yang membawa mereka jatuh dalam kemalangan dan kesusahan. Inilah fakta hidup dalam
dunia yang telah jatuh dalam dosa. Yesus Kristus menunjukkan hal itu dalam pembukaan kisah tersebut. Namun bukan hanya untuk menyatakan bahwa memang ada kejahatan di dunia ini. Peristiwa malang yang dialami orang dalam kisah ini justru menjadi kesempatan bagi orang lain untuk menyatakan pertolongan dan belas kasihan. Selalu ada kesempatan bagi semua orang berbuat baik dalam hidup ini. Hanya saja pilihannya selalu kembali kepada setiap orang untuk memilih kesempatan tersebut. Mau menolong dan menyatakan belas kasihan atau tidak?

Sebagai keluarga Kristen, hidup yang kita jalani hari ini adalah sebuah kesempatan yang Tuhan Allah berikan untuk menyatakan kebaikan dan belas kasihan kepada orang lain. Yakni kepada mereka yang membutuhkan atau yang mengalami kesusahan dan kemalangan dalam hidupnya. Kita yang telah menerima kasih karunia keselamatan dari Tuhan Allah dipanggil untuk menjadi saluran belas kasihan-Nya bagi sesama agar mereka juga mengalami keselamatan.

Doa: Ya Tuhan Yesus Kristus, tolonglah kami agar menjadi saluran berkat bagi orang lain yang membutuhkan. Biarlah belas kasihan mengalir melalui kehidupan kami di setiap kesempatan yang Kauberikan untuk berbuat baik. Amin. (rhkgmim)

Berita Terkait

Top