Renungan Harian: Kamis 14 Desember 2023, Yesaya 9 : 4 Kemegahan Musuh Dikalahkan


Yesaya 9 : 4

Sebab setiap sepatu tentara yang berderap-derap dan setiap jubah yang berlumuran darah akan menjadi umpan api.

Kemegahan Musuh Dikalahkan 

Ketika kita melihat ada pasukan tentara atau polisi yang lagi menjalani latihan dengan pakaian kedinasan mereka maka akan muncul rasa kagum. Apalagi kalau di antara mereka ada anak atau saudara kita. Juga ada kebanggan tersendiri ketika melihat parade TNI dan Polisi di upacara kenegaraan bangsa kita, seperti pada perayaan Hari Kemerdekaan. Tapi bagaimana kalau yang kita saksikan adalah para musuh yang dengan langkah sombong memakai persenjataan mendatangi kita dan menodongkan senjata pada kita. Pasti yang ada ialah kecemasan, ketakutan bahkan berpikir inilah akhir hidup kita. Ini pernah menjadi pengalaman hidup nenek moyang kita ketika di masa penjajahan tempo dulu.

Sepatu yang berderap-derap dengan jubah mereka menjadi gambaran keangkuhan dan kesombongan bangsa Asyur yang menganiaya dan menindas bangsa Israel. Tapi kemudian kekuatan dan keperkasaan Tuhan Allah mematahkan kekuatan dan kesombongan bangsa Asyur yang memperlakukan orang-orang Israel dengan seenaknya. Kasih Tuhan Allah untuk umat Israel bukan untuk membinasakan mereka di tangan musuh, tapi membuat mereka bertobat. Oleh karena itu Tuhan Allah menyelamatkan mereka dari musuh, agar bangsa Isreal pun belajar lagi tentang kasih Tuhan Allah yang menghukum kesalahan tetapi juga yang menyelamatkan mereka.

Hidup kita sampai hari ini ada karena perkenan Tuhan Allah. Kalau kita sehat, kuat dan nikmati setiap kebutuhan dalam hidup ini semua juga karena Tuhan Allah. Bahkan dalam segala keterbatasan dan kekurangan yang menyebabkan kita jatuh dalam dosa, kasih Tuhan Allah pun kita alami dan masih memberi kita kesempatan melalui hari-hari kehidupan.

Ajakan bagi kita adalah janganlah kita jadi sombong, angkuh menganggap diri kita kuat dan mengecilkan orang lain, menganggap diri paling bisa dan karena itu kita dapat melakukan apa saja pada yang lain. Terkadang kita tidak sadari bahwa tindakan dan perbuatan kita membuat orang lain tersiksa, terbelenggu dan jadi tidak tentram hidupnya. Kasih Tuhan Allah mengajarkan kita untuk tetap rendah hati dan dapat hidup dengan siapa saja berdasarkan kasih-Nya. Amin.

Doa: Ya Tuhan Allah, taklukkanlah diri kami ketika Engkau melihat kami mulai angkuh dan sombong dengan semua yang Kau anugerahkan buat kami. Agar kami hidup jadi berkat untuk orang lain. Amin. (rhkgmim)

Berita Terkait

Top