Renungan Harian: Jumat 5 Januari 2024, Ulangan 8:17 dan 18 Jangan Sombong dan Angkuh, Hidup dan Berkat Dari Tuhan


Ulangan 8 : 17 dan 18

Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

Sombong adalah sikap atau perilaku yang menunjukkan perasaan superioritas (unggul) atau keangkuhan terhadap orang lain. Ada berbagai penyebab orang bisa menjadi sombong seperti rasa lebih baik dari orang lain, pengalaman kesuksesan yang berlebihan, pengaruh lingkungan sosial dan lain sebagainya. Bangsa Israel sukses memasuki tanah Kanaan dengan hidup kaya karena tangan ajaib Tuhan Allah yang memegang, menuntun, menolong dan memberkati mereka. Kekayaan yang dimiliki bangsa Israel diberikan Tuhan Allah untuk meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyang. Artinya Tuhan Allah membuktikan bahwa Ia tidak ingkar janji.

Janji adalah komitmen dan kesepakatan yang mengandung hak dan kewajiban. Tuhan Allah tetap setia akan janji-Nya walaupun umat-Nya sering tidak setia. Umat-Nya memberontak, tidak setia karena tegar tengkuk. (kapala batu) “Lagi firman TUHAN kepada Musa: “Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar tengkuk.” (Keluaran 32:9).

Mengapa Tuhan Allah tetap setia di tengah ketidaksetiaan umat-Nya? Ada dua hal, pertama, karena Tuhan Allah penuh kasih karunia. Dan kedua, karena doa permohonan ampun. “Jika aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, ya Tuhan, berjalanlah kiranya Tuhan di tengah-tengah kami; sekalipun bangsa ini suatu bangsa yang tegar tengkuk, tetapi ampunilah kesalahan dan dosa kami; ambillah kami menjadi milik-Mu.”(Keluaran 34:9)

Ayat 18 “Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu.” Musa mengingatkan kepada generasi muda bangsa Israel yang hendak memasuki tanah perjanjian, harus melakukan dengan setia hukum Taurat dan Ketetapan dan Peraturan-Nya agar hidup sejahtera, bahagia, bertambah banyak, menjadi hebat dan tidak binasa. Semua manusia sering lupa. Cara agar tidak lupa firman Tuhan adalah selalu membaca, mendengar, belajar dan melihat teladan. Jika kita hidup dalam firman maka ingatlah bahwa janji Tuhan Allah tidak pernah gagal. Janji Tuhan Allah kepada kita sebagai umat-Nya untuk memberi kekayaan jasmani dan rohani dinyatakan oleh Yesus Kristus, “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” (Yohanes 10:10b). Peganglah terus janji Yesus Kristus agar kita tidak kehilangan arah hidup dan tersesat. Jangan sombong dan angkuh! Rendahkan dirimu di bawah salib Yesus Kristus yang memberi kepastian akan hidup yang diberkati di dunia dan di sorga.

Doa: Ya Tuhan Allah, terima kasih atas firman-Mu yang mengingatkan untuk tidak sombong dan angkuh ketika Engkau memberi kami kelebihan dan berkat melebihi orang lain. Tetapi kiranya hal itu, kami dengan rendah hati saksikan sebagai teladan untuk mendorong orang percaya kepada-Mu. Amin. (rhkgmim)

Berita Terkait

Top