Renungan Harian: Jumat 15 Desember 2023, Yesaya 9:5 Datangnya Sang Juru Selamat


Yesaya 9 : 5

Sebab seorang anak telah lahir untuk kita , seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Datangnya Sang Juru Selamat

Saat bayi yang dinanti sekian bulan oleh keluarga lahir dengan selamat dan sehat, maka pasti ekspresi bahagia, sukacita mewarnai kehidupan seisi keluarga. Dan bukan hanya sampai di situ saja, selain ibu bapa yang sudah menyediakan nama untuk sang bayi ini, mungkin juga ada oma opa dan keluarga yang lain mengusulkan untuk nama sang bayi. Bahkan pemberian nama bayi jaman sekarang ini lebih memilih untuk sama dengan yang mereka idolakan, bisa dari kalangan artis, atlet atau orang-orang terpandang.

Seorang anak, seorang putra adalah identitas yang dinubuatkan oleh Yesaya pada kaum Israel. Ia disebut bukan Anak biasa, tapi dalam hidup Anak ini akan diletakkan kepercayaan jabatan yaitu Pemerintahan, tapi tidak sama dengan gaya pemerintah bangsa-bangsa dunia, terutama pemerintah Asyur yang menindas, menganiaya dan menyebabkan penderitaan panjang bagi bangsa Israel. Sang Anak, Sang Putra ini diberi nama, dijuluki Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Pemberian nama ini bertalian dengan karakter Pemerintahan Tuhan Allah yang ajaran, nasihat-Nya yang ajaib tidak dan belum pernah dilakukan oleh pemerintah mana pun. Keperkasaan Tuhan Allah yang tidak dapat ditandingi oleh keperkasaan atau kekuatan mana pun. Dia ada dari awal dan terus akan ada dan tidak akan ada akhirnya, terutama pemerintahannya akan mendatangkan damai sejahtera di seluruh dunia. Dialah Yesus Kristus yang adalah Alfa dan Omega, sang Raja Damai,

Kehadiran Tuhan Yesus Kristus bagi kita menjadi sumber segala hikmat, pengajaran dan nasihat untuk perjalanan hidup ini. Bacalah dan teruslah merenungkan Firman-Nya dan jadikan Firman-Nya sebagai pijakan kehidupan beriman. Dan teruslah hidup damai dalam keluarga, tapi juga dengan orang lain. Berusahalah untuk selalu menjadi pendamai dan pembawa kesejukkan di manapun kita ada. Amin.

Doa: Ya Tuhan Yesus Kristus Sang Raja Damai, ajarkanlah kami selalu untuk menjadi pembawa damai bagi siapa saja, agar di mana kami beraktifitas dapat membawa keteduhan, kesejukan dan kedamaian. Amin. (rhkgmim)

Berita Terkait

Top