Rumah Dinas Guru SDN 112 Manado Dijadikan Cafe, Pemkot Tertibkan Aset Bermasalah


Manado, CahayaManado.Com- Penertiban Rumah Dinas Guru (RDG) yang ditempati mereka yang tidak berhak di lingkungan Pemkot Manado masih jalan di tempat.
Sementara sejumlah kepala sekolah makin resah karena mereka yang menempati RDG enggan untuk keluar bahkan ada yang sudah disewakan atau dibisniskan dengan cara dijadikan Cafe.
Kepala SDN 112 Manado Benyamin Kading, S.Pd ketika ditemui di kantornya Jumat mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menertibkan RDG.
Masalahnya ada yang sudah pensiun bahkan diberikan kepada anaknya lalu dibisniskan.
Sudah beberapa kali diingatkan namun tidak digubris, termasuk peringatan dari Dinas Dikbud bagian aset.
“Kami tinggal menunggu tindakan dari Pemkot lewat Dinas Dikbud,” ujar mantan Kepsek SDN 100 Manado ini meyakinkan
Bagian Aset Dikbud Manado, Carly Tulus mengatakan, pihaknya akan menertibkan semua RDG yang ditempati mereka yang sudah pensiun. “Kami sudah berikan peringatan. Jika melawan akan dikeluarkan secara paksa oleh tim yang melibatkan Satuan Pol PP,” tegasnya.
Dikatakan, masalah RDG bukan hanya SDN 112 saja, tetapi banyak sekolah. “Semuanya akan ditertibkan,” ujarnya.
Sejak dipercayakan memimpin SDN 112 Manado, Benyamin Kading diwarisi persoalan RDG.
Namun pembenahan lingkungan sekolah terus ditingkatkan guna menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak didik.
Begitu juga peningkatan kompetensi guru menjadi perhatian serius guna menciptakan lulusan yang berkualitas. (Meldi S)

Berita Terkait

Top