Diganjar Dana Bos Kinerja, SDN 49 dan SDN 99 Manado Buktikan Sekolah Kecil Bisa Berprestasi


MANADO, CahayaManado.com–SDN 49 Manado dan SDN 99 Manado telah membuktikan bahwa sekolah kecil juga bisa berprestasi.
Buktinya tahun 2023 ini SDN 49 yang dipimpin Adel Lahopang dan SDN 99 Manado dibawah pimpinan Kepala Sekolah Robert Wongkar sukses mendapatkan dana BOS kinerja masing masing Rp. 22.500.000.
Prestasi yang diperoleh sekolah di luar sekolah penggerak ini karena sukses membawa perubahan atau meningkatkan mutu rapor pendidikan.
Adapun rapor pendidikan yang mengalami perubahan antara lain penguasaan teknologi tenaga pendidik yang makin membaik, pelaporan dana BOS yang tepat waktu, pengembangan literasi dan numerasi serta indikator lainnya.
Artinya Rapor pendidikan dari penerima Dana BOS Kinerja tidak banyak merah lagi.


Kepala SDN 99 Manado Robert Wongkar mengatakan, terjadi perubahan signifikan di rapor pendidikan, baik literasi membaca, numerasi, survey karakter, survey lingkungan belajar dan perbaikan Dapodik.
Guna memperbaiki literasi, pihaknya menggiatkan budaya membaca baik di perpustakaan, sudut baca di ruang kelas masing-masing. Tentu dengan pengadaan buku mata pelajaran terutama sesuai dengan kurikulum merdeka.
Menurutnya, BOS kinerja akan digunakan untuk pengadaan buku serta membiayai kegiatan-kegiatan yang dilakukan antara lain Pramuka.
“Padahal waktu ANBK tahun 2022 lalu dan tahun 2023 ini SDN 99 Manado bergabung dengan SDN 49 Manado. “Justru kami berdua sekolah di Kecamatan Wanea yang diganjar Dana BOS Kinerja,” ungkapnya tersenyum puas.

Sementara itu Kepsek SDN 49 Manado Adel Lahopang ketika ditemui di sela-sela pelaksanaan gladi bersih ANBK mengatakan, pihaknya tidak menyangka bisa menerima dana penghargaan tersebut. “Kami hanya berusaha memberikan yang terbaik, bekerja dengan tulus,” ujar Lahopang.
Dikatakan, Dana BOS kinerja direncanakan akan dibeli laptop atau komputer serta pengadaan buku buku mata pelajaran. Namun ada petunjuk yang mengharuskan dibelanjakan untuk kegiatan peningkatan mutu pendidikan di satuan pendidikan masing-masing.
“Terpaksa RKAS dirubah lagi,” tukas Lahopang.
Dikatakan, selama pelaksanaan ANBK gelombang pertama tidak ada gangguan yang berarti
Sementara untuk akun belajar siswa, SDN 49 Manado sudah mencapai 100 persen siswa dan guru yang terkoneksi dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan,” pungkasnya. (Meldi S)

Berita Terkait

Top