8.5 C
London
Minggu, Mei 16, 2021

Pemkot Tomohon Tegas “Laporkan” Media Penyebar Hoax

- Advertisement -
- Advertisement -

Tomohon,CM- Pemberitaan yang dibuat dari berbagai oknum wartawan atau media, yang tidak benar atau hoax belakangan ini sering ditujukan ke Pemerintah Kota Tomohon.

Anenya berita hoax yang bersifat tuduhan itu, terus di kait-kaitkan dengan kontestasi pilkada di Kota Sejuk. Salah satunya pemberitaan yang menyatakan ada pemotongan sepihak insentif tenaga kesehatan (nakes) oleh salah satu media online.

Menanggapi hal ini Sekretaris Kota (Sekkot) Tomohon Ir Harold Lolowang, M.Sc menegaskan teknis penyaluran insentif nakes disesuaikan dengan aturan dan volume kerja tenaga medis di lapangan.

“Semua sudah sesuai aturan, janganlah hal-hal yang bersifat kemanusiaan ini dipolitisir. Apalagi yang membuat beritanya, itu oknum wartawan senior, malu lah sama jabatannya. Imbas kepercayaan publik ke media bisa luntur nanti nya. Kebebasan berekspresi lewat karya jurnalistik, harusnya bisa dikemas berimbang, sesuai fakta dan jauh dari unsur tuduhan apalagi Hoax,” kata Lolowang.

Sememtara, Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setdakot Tomohon Denny Mangundap SH menyatakan, pihaknya akan mengambil jalur hukum. Kepada media-media yang diduga menyebarkan informasi sesat atau Hoax, terkait jalannya roda pemerintahan di Kota Sejuk.

“Pemkot akan menempuh jalur hukum terhadap pemberitaan media yang menyesatkan dan tidak sesuai kaidah/etika jurnalistik. Laporannya dalam waktu dekat akan dikirim ke Dewan Pers. Biar ada pembelajaran. Negara ini diatur oleh hukum dan aturan main. Jika dibiarkan, proses edukasi dan literasi kepada masyarakat, bisa berjalan timpang. Bukankah salah satu fungsi media adalah mendidik, mencerdaskan masyarakat lewat karya tulis yang mengandung kebenaran bukan sebaliknya,” terang Mangundap. (MiRa)

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here