10.1 C
London
Minggu, Mei 16, 2021

Pontororing Hadiri Pemusnahan ‘Babuk’ Tindak Pidana di Kejari Tomohon

- Advertisement -
- Advertisement -

TOMOHON,CM- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tomohon melakukan pemusnahan Barang Bukti (Babuk) Tindak Pidana yang telah berkekuatan hukum tetap, yang dilaksanakan bertempat di Aula JMS, Senin 20 Juli 2020.

Pada kesempatan itu, barang bukti yang dimusnahkan diantaranya Narkoba 18,96 gram, Hand Phone, Uang Palsu dan Senjata Tajam.

Saat pemusnahan Babuk disaksikan oleh Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak diwakili Asisten Perekonomian Ir.Enos A.A Pontororing MSi, Dandim 1302 Minahasa diwakili Danramil 1302-06/Tomohon Kapten Infantri Sulystio, Kapolres Tomohon diwakili AKP Stanly Mawidingan, S.Sos, Ketua Pengadilan Negeri Tondano diwakili Panitera Muda Devid Losu SH, Kepala LPKA Kelas II Tomohon Bapak Marulye Simbolon, SH,MH, Kepala Lapas Perempuan Kelas II B Manado Ibu Gayatri Rachmi Rilowati, A.Md,I,P,SH.M.Hum dan Kepala Lapas Kelas II B Tondano Bapak Mulyoko, SH.

Usai Pemusnahan, Pontororing menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keberhasilan dan keseriusan penegak hukum dalam upaya memberantas kejahatan di Kota Tomohon.

“Pemerintah Kota Tomohon tentu akan selalu bekerjasama dengan seluruh lembaga dan elemen terkait dalam masyarakat guna menanggulangi dan memberantas tindakan melawan hukum baik pidana umum maupun khusus. Harapan kami dengan adanya kegiatan ini dapat menjauhkan masyarakat dari tindak pidana serta hal-hal buruk lainnya.” kata Pontororing.

Lanjutnya, Pemkot tentu sangat mendukung kegiatan ini serta memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kajari Tomohon Bapak Immanuel Richendry Hot, SH.MH bersama jajaran Kejari Tomohon atas semua capaian prestasi dan dedikasi yang tinggi bagi pemerintah dan masyarakat Kita Tomohon.

“Kita patut bersyukur karena Kota Tomohon masuk dalam kategori aman dan kondusif berkat sinergitas antar stakeholder, terima kasih atas pemusnahan barang bukti ini sehingga masyarakat tidak lagi bertanya-tanya kemana barang bukti yang disita kejaksaan. Oleh karena itu perlu untuk meningkatkan upaya pencegahan agar masyarakat terhindar tindak pidana hukum.” aku Pontororing. (MiRa)

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here