8.5 C
London
Minggu, Mei 16, 2021

Update Positif Covid-19 Tomohon Ketambahan 4 Jadi 147 Kasus

- Advertisement -
- Advertisement -

Tomohon,CM,- Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPP) Kota Tomohon melalui juru bicara Yelly Potuh SS, kembali menyampaikan rilis data penyebaran Covid-19 di kota Tomohon, dimana pasien terkonfirmasi positif 147 kasus pertanggal 18 Juli 2020.

Potuh menjelaskan, Berdasarkan data dari Gugus Tugas COVID-19 Pemerintah Provinsi Sulawesi
Utara yang telah diverifikasi dan dikonfirmasi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Kota Tomohon, maka Kasus Konfirmasi Positif di Kota Tomohon dilaporkan bertambah 4 kasus yaitu 2 kasus dari Kec. Tomohon Timur dan 2 kasus dari Kec. Tomohon Selatan. Total jumlah Kasus Konfirmasi Positif di Kota Tomohon kini tercatat sebanyak 147 kasus (sebelumnya 143 kasus), dengan sebaran 26 kasus di Kec. Tomohon Utara, 26 kasus di Kec. Tomohon Timur, 22 kasus di Kec. Tomohon Tengah, 25 kasus di Kec. Tomohon Barat, dan 48 kasus di Kec. Tomohon Selatan.

Sementara, Kasus Konfirmasi Positif yang dinyatakan sembuh bertambah 5 kasus yaitu 4 kasus dari Kec. Tomohon Barat dan 1 kasus dari Kec. Tomohon Selatan.

Sedangkan, Kasus Suspek dilaporkan bertambah 3 kasus baru namun berkurang 2 kasus dengan hasil Swab Test 2 Kali Negatif. Total jumlah Kasus Suspek di Kota Tomohon kini tercatat sebanyak 14 kasus, dengan sebaran 3 kasus dari Kec. Tomohon Utara, 3 kasus dari Kec. Tomohon Timur, 4 kasus dari Kec. Tomohon Tengah, dan 4 kasus dari Kec. Tomohon Barat.

Kembali Potuh mengingatkan, berdasarkan fakta bahwa penularan COVID-19 melalui transmisi lokal masih terus terjadi, maka Gugus Tugas terus menghimbau seluruh masyarakat Kota Tomohon untuk selalu waspada, tetap mentaati maklumat dan himbauan pemerintah, dan tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat seperti menjaga jarak fisik dengan orang lain, selalu memakai masker dengan benar saat beraktifitas di luar rumah, rajin mencuci tangan pakai sabun di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer sebelum menyentuh bagian wajah terutama mata, hidung, dan mulut, serta menahan diri agar jangan dulu melakukan aktifitas yang melibatkan banyak orang di satu lokasi baik di dalam maupun di luar ruangan termasuk di lokasi perkebunan.

“Jadikan hal ini sebagai gaya hidup yang baru, sebagai kebiasaan yang baru, agar kita terhindar dari COVID-19. Kita belum dapat kembali ke kehidupan normal seperti sebelum adanya pandemi COVID-19 karena hingga saat ini vaksin belum ada. Oleh karena itu kita harus beradaptasi dengan pola hidup baru yang penuh kewaspadaan dan kehati-hatian, kehidupan masyarakat yang produktif namun aman dari COVID-19.” ingat Potuh.

Lanjutnya, “Kita semua tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Marilah kita beradaptasi dengan kebiasaan yang baru ini, sambil terus berdoa agar kita semua diberi kesehatan, kekuatan, dan ketabahan. Tingkatkan imunitas tubuh kita masing-masing dengan cara makan makanan yang bergizi, mengkonsumsi vitamin seperlunya, istirahat yang cukup, berolahraga secara teratur, berpikir positif, dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).” ajak Potuh. (MiRa)

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here