8.5 C
London
Minggu, Mei 16, 2021

19 Orang Sembuh 18 Pasien Dirawat, Eman: Berharap Masyarakat Tetap Disiplin

- Advertisement -
- Advertisement -

Tomohon,CM- Hingga hari ini, data yang dirilis oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease-19 (Covid-19) sudah mencapai sebanyak 40 Kasus dari Kota Tomohon.

Namun Pasien Sembuh di Kota Tomohon mencapai 19 orang, sementara yang masih dirawat secara intensif di Ruang Isolasi Covid-19 ada 18 Pasien. Sedangkan yang meninggal dunia ada 3 orang.

Hal ini disampaikan oleh Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA melalui Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tomohon Yelly Potuh SS didampingi wakilnya dr Maria Sugiarto dan Ellen Timmerman, saat mengupdate data penyebaran Covid-19.

Potuh mengatakan sekalipun pasien terkonfirmasi positif covid-19 bertambah jumlahnya, namun pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang dinyatakan sembuh juga terus bertambah, dengan demikian di kota tomohon sudah 19 orang pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang sembuh. ini adalah kabar baik yang patut kita syukuri bersama.

“Oleh karena itu kembali seluruh masyarakat diedukasi bahwa covid-19 bisa sembuh. mari kita tetap optimis, tetap semangat, berjuang bersama, sambil tetap patuh dan taat pada himbauan pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.” kata Potuh.

Dalam kesempatan itu Potuh juga kembali menghimbau agar masyarakat untuk tetap mewaspadai transmisi lokal yang masih tetap berjalan di daerah kita.

“Marilah mematuhi poin-poin pada Maklumat Kapolri dan Maklumat Walikota Tomohon, serta tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan antara lain tetap menjaga jarak fisik dengan orang lain, tetap memakai masker jika berada di luar rumah, dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

Lanjutnya, “Hindari menyentuh bagian wajah terutama mata, hidung, dan mulut sebelum mencuci tangan. Kita juga dapat saling mengingatkan hal ini jika ditemui ada saudara, kerabat, tetangga, kenalan, atau orang lain yang tidak mematuhi himbauan pemerintah serta tidak menerapkan protokol kesehatan secara ketat, demi kebaikan kita semua.” ajak Potuh. (MiRa)

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here