12.3 C
London
Rabu, September 29, 2021

Rapat Banggar, Wenur Usulkan Program Strategis Untuk Masyarakat Tomohon

- Advertisement -
- Advertisement -

Tomohon,CM- Dewan Perwakilan Rakya Daerah (DPRD) menggelar Rapat Badan Anggaran (Banggar) yang melibatkan pihak Eksekutif dan Legislatif. Kamis (5/6/20) pekan lalu.

Dalam rapat kali ini pihak Legislatif dipimpin Ketua Djemmy Jerry Sundah, SE sedangkan dari Eksekutif diwakili oleh Sekot (Sekretaris Kota) Ir Harold V Lolowang, M.Sc bersama Tim TPAD Pemerintah Kota Tomohon lainnya.

Disela rapat, Anggota DPRD Kota Tomohon Ir. Miky Junita Linda Wenur, MAP meminta kepada Pemkot Tomohon untuk mengfasilitasi pengadaan pupuk serta benih tanaman pangan dan hortikultura untuk diberikan secara gratis kepada perorangan warga masyarakat.

MJLW alias Nita sapaan akrab Miky Junita Linda Wenur mengatakan, jika selama ini telah diberikan kepada kelompok tani, maka berikutnya kepada perseorangan warga masyarakat. Selain perseorangan petani tetapi juga warga masyarakat tanpa melihat latar belakang status sosial dan profesi termasuk ASN, Karyawan, TNI/Polri dan lainnya yang berkerinduan untuk bercocok tanam di masa Pandemi Covid-19 ini.

“Pengadaan pupuk dan benih bahkan penyediaan lahan terbilang penting dan strategis, diantaranya untuk ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi, karena belum tahu kapan akan berakhirnya Pandemi Covid-19, sekaligus mengantisipasi musim kekeringan panjang yang bisa saja terjadi beberapa bulan kedepan.” jelas Srikandi dari Kota Bunya yang dikenal bersahaja ini.

Lanjut MJLW Bakal Calon Walikota Tomohon ini yang kefigurannya terbilang berkualitas dan berpengalaman ini meminta juga Pemkot Tomohon menambah fasilitas dan dana dibidang kesehatan dalam kelanjutan pencegahan dan penanganan Covid-19.

Tidak kalah penting dan strategisnya, tambah Ketua Komisi III DPRD Kota Tomohon ini adalah perhatian dalam pembinaan dan pengelolaan UMKM yang sangat merasakan dampak Covid-19, karena banyak tenaga kerja diPHK/ dirumahkan.

Lebih lanjut Miky Wenur Isteri dari Anggota DPD RI/MPR RI ini mengatakan, “Meski Kota Tomohon belum masuk kriteria untuk pemberlakuan ‘New Normal’ karena masih berstatus ‘zona merah’ akibat masih terjadi transmisi lokal, namun langkah-langkah persiapan harus dilakukan sejak awal. ‘Sosialisasinya harus ke seluruh elemen masyarakat dengan mengoptimalkan perangkat kelurahan, tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh agama,” tegas Lulusan Strata Dua (S2) Program Studi Administrasi Negara Pascasarjana Universitas Negeri Manado (Unima), seraya menambahkan pihak DPRD akan terus mendukung dan bersinergitas dengan Pemkot dalam program-program strategis yang berpihak kepada masyarakat, apalagi dalam masa pergumulan Pandemi Covid-19. (MiRa)

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here