17.2 C
London
Kamis, Juli 29, 2021

Pejuang Kemanusiaan Mulai Tempati Rumah Singgah di Tomohon

- Advertisement -
- Advertisement -

Tomohon,CM- Para tenaga kesehatan (Nakes) baik itu dokter maupun perawat bahkan petugas kebersihan, yang bertugas di ruang isolasi Covid-19, patut diapresiasi serta pantas dilindungi. Para Nakes ini adalah pejuang Kemanusiaan, garda terdepan melawan wabah Virus Corona ini.

Berprofesi yang mulia ini tidaklah muda, apalagi yang tergabung dalam tim penanganan Covid-19 khususnya di ruang Isolasi. Tanggungjawab dan pengorbanan dijunjung tinggi, walau nyawa jadi taruhannya.

Apresiasi dan perlindungan serta rasa aman untuk para Nakes ini diberikan boleh Pemerintah Kota Tomohon dibawah kepemimpinan Jimmy Feidie Eman SE Ak CA dengan menyediakan Rumah Singgah di Komplek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah.

Setelah diresmikan oleh Walikota Tomohon pada beberapa waktu lalu. Dari pantauan wartawan cahayamanado.com, sejak hari Rabu 03 Juni 2020 Rumah Singgah ini sudah mulai ditempati.

Selaku penanggungjawab di Rumah Singgah ini, Direktur (RSUD) Anugerah Tomohon dr Jerry Bororing yang diwawancarai di ruangannya Kamis (04/06/20) mengatakan, “Ketersediaan rumah singgah ini sangat bermanfaat bagi proses penanganan dan pencegahan penyebaran covid-19 di Kota Tomohon. Selain itu juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi tenaga kesehatan yang berjuang melawan Covid-19.” jelas dia.

Bororing mengakui di rumah singgah saat ini ada 8 orang. Mereka yang bertugas di ruang isolasi Covid-19, dimana setelah lepas dinas akan tinggal di rumah singgah selama satu Minggu, nantinya bergantian dengan shift yang baru.

“Para tenaga kesehatan usai bertugas di ruang isolasi Covid-19, akan menginap selama satu minggu. Untuk itu kami memberikan jaminan kepada para Nakes yang berada di rumah singgah seperti makanan, minuman, snack dan vitamin.” kata Bororing.

Ditempat terpisah Walikota JFE melalui Juru Bicara penanganan penyebaran Covid-19 Yelly Potuh SS menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada para tenaga medis yang berjuang bagi kemanusiaan dan telah memberi sumbangsih waktu, tenaga dan pikirannya. Khususnya yang sementara bertugas serta yang ada di Rumah. (MiRa)

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here