16.7 C
London
Jumat, Juni 18, 2021

Pemuda Asal ‘Paslaten’ Berhasil Diringkus Totosik di Perkebunan Skentei

- Advertisement -
- Advertisement -

Tomohon,CM- Kembali lagi Tim URC Totosik yang dikomandoi oleh Katim (Kepala Tim) Bribka Yanny Watung menangkap pelaku penggelapan kendaraan bermotor (Ranmor) Roda dua, di Kelurahan Paslaten II Tomohon Timur, pada hari Selasa 02 Juni 2020 pukul 22.00 Wita.

Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot SIK,MH, melalui Kasubag Humas Polres AKP Adrie Mamahit  kepada wartawan cahayamanado.com, membenarkan kejadian ini.

Mamahit menjelaskan, kasus ini berawal dari MW (43) Warga Kelurahan Paslaten I, melaporkan tentang adanya dugaan penggelapan ranmor roda dua merek Honda Vario 125 cc warna putih, (No. Rangka MH1KF1112FK118451, No.Mesin KF11EB1104332), yang dipinjam oleh terlapor berinisial JM (19) asal Kelurahan Paslaten II Kecamatan Tomohon Timur.

Lanjutnya setelah mendapatkan laporan ini Tim URC Totosik langsung bergegas cepat dan akurat menindaklanjutinya. Sesudah mengantongi identitas dan melakukan penyelidikan serta mencari keberadaan JM.

Saat Tim URC Totosik mencoba mengecek JM di rumahnya namun tidak ditemukan. Setelah mendapatkan informasi bahwa JM sedang bersembunyi di kompleks perkebunan skentei Paslaten.

Kemudian Tim mengendap di kompleks perkebunan hingga pukul 22.00 wita, hingga akhirnya JM termonitor, masuk ke area perkebunan dan Tim URC Totosik langsung melakukan penangkapan bersama barang bukti berupa Ranmor roda dua.

Pada saat diinterogasi, JM mengakui perbuatannya dan menerangkan bahwa sudah menggelapkan kendaraan dari MW selama 4 hari terhitung mulai dari hari Jumat, 29 Mei 2020 sampai di amankan oleh Tim URC Totosik pada hari selasa tanggal 02 Juni 2020.

Saat ini pelaku bersama barang bukti telah di serahkan ke Mako Polsek Tomohon Tengah, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dimana, Mamahit mengungkapkan Pasal yang dikenakan dalam kasus ini adalah Pasal 372 KUHP. Berbunyi: “Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun.” jelasnya.

(MiRa)

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here