7.3 C
London
Jumat, Mei 7, 2021

Dinkes Tomohon Jamin Ketersediaan Gizi Pasien Covid-19

- Advertisement -
- Advertisement -

Tomohon,CM- Pemerintah Kota Tomohon sangat fokus dan peduli dalam menangani penyebaran Virus Corona (Covid-19), pada saat perawatan kepada Pasien terkonfirmasi Positif dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan).

Penanganan tersebut dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tomohon, yakni dengan pemberian asupan gizi kepada pasien positif maupun PDP Covid-19, baik itu Bayi, Balita sampai Lansia. Salah satunya kepada bayi berumur 1 tahun berjenis perempuan, yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinkes Deesje Liuw, M.Biomed melalui Rully T Tumanduk, SKM M.Kes selaku Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat dan Promosi Kesehatan, kepada Wartawan cahayamanado.com, di ruangannya, Jumat (22/05/2020).

“Selain makanan yang bergizi di Rumah Sakit, kami mendukung dengan menambah asupan gizi berupa susu dan Biskuit.” aku Tumanduk.

Lebih jelas lagi, Tumanduk mengatakan, “Kami memberikan Susu sesuai dengan kebutuhan Bayi, Balita dan Lansia. Tujuan pemberian susu ini dimaksudkan guna meningkatkan daya tahan tubuh, karena susu mengandung suplemen yang mengandung protein vitamin dan mineral.” jelas Kabid Kesehatan Masyarakat dan Promosi Kesehatan Dinkes Tomohon.

Ia menambahkan, pemberian Susu dan biskuit ini juga diberikan kepada Bayi, Balita dan Lansia di setiap Puskesmas, biasanya disaat Posyandu.

Sementara secara terpisah, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah Kota Tomohon melalui Kepala Bidang (Kabid) Tata Usaha dr Novri A.A Tuerah melalui pesan WhatsApp-nya mengatakan, “Kami sangat menjamin dan terus mengontrol setiap pasien yang dirawat di RSUD ini, apalagi pasien PDP dan Positif Covid-19.” singkat Tuerah.

Lanjutnya, “Di RSUD Anugerah sangat memprioritaskan hal ini melalui panduan penatalaksanaan nutrisi pasien covid-19, dengan dilengkapi Konsultan dan tenaga gizi yang profesional, bahkan 1 orang dokter spesialis gizi klinik yang hanya ada 2 spesialis di Sulawesi Utara (Sulut).” terang Tuerah. (MiRa)

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here