16.3 C
London
Senin, Juli 26, 2021

Pemkot Tomohon Bagi 20.000 Masker Kepada Relawan Pos Covid-19 di 44 Kelurahan

- Advertisement -
- Advertisement -

Tomohon,CM- Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon sangat serius dalam penanganan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19, berbagai upaya tengah dilakukan, salah satunya membagikan APD (Alat Pelindung Diri) berupa masker kepada berbagai elemen masyarakat.

Sebelumnya Pemkot Tomohon menyumbangkan 1000 masker untuk para pedagang dan tibo-tibo di pasar Wilken Tomohon. Kali ini kembali diserahkan 20.000 masker untuk para relawan yang ada di 44 kelurahan yang bertugas di posko relawan Se-Kota Tomohon.

20.000 ribu masker tersebut diserahkan oleh Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE Ak.CA melalui Asisten Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat J S.T, Pandeirot, SPd, MM kepada dr Olga Karinda selaku Ketua Relawan Kota Tomohon bertempat di Posko Relawan Kelurahan Tinoor, Jumat (15/05/2020).

Pandeirot menjelaskan, nantinya ketua relawan Kota Tomohon akan menyalurkan masker-masker ini kepada seluruh relawan yang ada di setiap posko yang ada di 44 kelurahan.

“Bahwa Gerakan 20.000 masker ini adalah merupakan bukti dari kepedulian pejabat Pemkot Tomohon dalam penanganan dan pencegahan covid-19 di Kota Tomohon.” aku Pandeirot.

Lanjutnya, dengan harapan bahwa setiap relawan dapat melaksanakan tugas dan peran masing-masing dengan baik dan benar serta mengikuti protokol covid-19. Sambil menjaga kesehatan masing-masing sebagai bentuk kepedulian bagi kemanusiaan.

“Semoga dengan pemberian masker ini nantinya akan bermanfaat bagi para relawan serta digunakan sebagai alat pelindung diri. Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu berdoa, disiplin, mematuhi arahan, himbauan dan protokol covid-19, di rumah saja, bekerja dari rumah belajar dari rumah dan beribadah di rumah dengan menjaga jarak hubungan fisik dan sosial serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.” kata Pandeirot.

Ia menambahkan, “Jadilah teladan yang baik bagi keluarga, jemaat dan masyarakat. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Karena menyesal kemudian tiada artinya.” tutupnya. (micky)

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here