16.7 C
London
Jumat, Juni 18, 2021

‘Nakes’ Covid-19 Dapat Insentif, Direktur RSUD Anugerah Apresiasi Pemerintah

- Advertisement -
- Advertisement -

Tomohon,CM- Kebijakan Pemerintah Pusat, patut diapresiasi, kerena menyiapkan insentif bagi tenaga kesehatan (Nakes) baik itu perawat maupun dokter yang bertugas menangani pasien terinfeksi COVID-19. Pemberian insentif ini telah diatur berdasarkan surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) dengan Nomor HK.01.07/MENKES/278/2020.

Apresiasi diutarakan oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah Kota Tomohon melalui Kepala Bidang (Kabid) Tata Usaha dr Novri A.A Tuerah kepada wartawan media online cahayamanado.com diruangannya. Kamis (14/05 2020)

“Insentif yang diberikan tentunya menambah semangat para tenaga medis yang bertugas sebagai garda terdepan melawan virus corona ini. Untuk itu kami sangat mengapresiasi pemerintah pusat atas kebijakan ini.” ungkap Tuerah.

Lanjut Tuerah, di Rumah Sakit Anugerah ada 57 tenaga kesehatan khusus Covid-19, berdasarkan SK Menkes RI, penetapan insentif bagi tenaga kesehatan dan dokter yang menangani pasien COVID-19 diantaranya, Dokter spesialis sebesar Rp 15 juta, dokter umum Rp 10 juta, perawat Rp 7,5 juta, dan tenaga kesehatan lain Rp 5 juta. Insentif ini juga akan diberikan setiap bulannya melalui rekening pribadi dari tenaga kesehatan tersebut.” jelas Tuerah.

Namun Tuerah sempat berkoordinasi kepada pihak Kemenkes RI beberapa waktu lalu, terkait tenaga non medis yang terlibat dalam memerangi wabah Pandemi ini seperti Sopir Ambulance, petugas pemulasaran jenasah, dan Cleaning Service, tidak tercantum dalam SK.

“Hasil koordinasi yang kami lakukan, para petugas non medis di RS Anugerah sebanyak 21 orang akan dibebankan melalui APBD. Untuk itu kami telah mengirimkan surat kepada Ketua tim gugus tugas penyebaran Covid-19 pemerintah kota Tomohon. Yang pasti sangat memikirkan mereka yang terlibat khususnya petugas non medis.” kata mantan Kepala Puskesmas (Kapus) Tinoor ini.

Diketahui, sesuai dengan SK Kemenkes RI, yang diberikan Insentif pelayanan di ruang isolasi COVID-19 dan ruang HCU/ICU/ICCU COVID-19 dan ruang IGD Triase, untuk Rumah Sakit Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Puskesmas bahkan Rumah Sakit Swasta yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai RS Rujukan. (micky)

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here