10.1 C
London
Minggu, Mei 16, 2021

Lengkong Warning Pedagang, Jangan Timbun Bahan Pokok

- Advertisement -
- Advertisement -

Tomohon, CM- Pemerintah Kota Tomohon sedang giat-giatnya menangani meningkatnya penyebaran Virus Corona (Covid 19). Berbagai upaya terus dilakukan, Satuan Gugus Tugas (Satgas) yang diketuai oleh Jimmy Feidie Eman selaku Walikota Tomohon.

Upaya yang dilakukan bukan hanya penyemprotan cairan Disinfektan saja agar virus Corona ini mati, namun juga berbagai faktor telah diupayakan. Diantaranya menjaga serta memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok dalam kehidupan sehari-hari, di pasaran.

Kepada wartawan media ini, Kamis (02/4/20) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tomohon Ruddie A Lengkong, SSTP mengungkapkan pihaknya terus menjamin ketersediaan Bahan Pokok dan Barang Strategis lainnya.

“Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan surat edaran Kepala Disperindag Provinsi Sulut Nomor 510/Indag-Sulut/PDN/389/1/2020, serta juga perintah Walikota Tomohon, kami telah menyampaikan kepada seluruh Pelaku Usaha yang ada di Pasar Rakyat Beriman Wilken dan sampai Toko Moderen, Minimarket serta Supermarket.” jelas Mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkot Tomohon ini.

Lanjut Putra Tomohon jebolan terbaik dari STPDN menegaskan ada sejumlah poin berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan diantaranya, Segera menyalurkan/menjual barang kebutuhan pokok, barang penting dan barang kebutuhan kesehatan terutama masker dan cairan antiseptik, Tidak melakukan penimbunan barang, Menjual barang dengan harga yang wajar, Membatasi jumlah penjualan barang kebutuhan pokok, barang penting. dan barang kebutuhan kesehatan terutama masker dan cairan antiseptik kepada konsumen/pembeli yang bertujuan melakukan penimbunan.

“Saya menegaskan agar para pengusaha dan pembeli untuk mengikuti poin-poin dari surat edaran ini. Jika tidak diindahkan ada sangsi yang menanti.” tegas Lengkong.

Dari pantauan wartawan media ini, surat edaran larangan pembelian sejumlah bahan pokok untuk tujuan penimbunan, sudah dipajang di sejumlah pasar.

Dengan menerapkan batasan pembelian diantaranya Beras ukuran kemasan 5 kg sebanyak 2 pak / Pembeli, Beras ukuran 10 kg- 20 kg sebanyak 1 pak / Pembeli, Gula 1 kg sebanyak 3 pak/ Pembeli. (micky)

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here