16.3 C
London
Senin, Juli 26, 2021

Pemdes Lansot Gelar Pelatihan Penyusunan Desain dan RAB

- Advertisement -
- Advertisement -

MINSEL, CahayaManado.com – Dalam rangka meningkatkan kapasitas perangkat desa, Pemerintah Desa (Pemdes) Lansot Kecamatan Tareran menggelar “Pelatihan Penyusunan Desain dan Rencana Anggaran Belanja (RAB)”, Rabu (11/12/2019).

 

Hukum Tua Desa Lansot Herri Sumendap dalam sambutannya mengatakan melalui kegiatan pelatihan ini, dapat memudahkan perangkat desa dalam penyusunan desain dan RAB.

 

“Dengan adanya pelatihan ini diharapkan para TPK dan perangkat desa dapat membuat RAB sesuai dengan aturan teknis yang ada dan menambah ilmu serta sharing dengan pendamping desa teknik infrastruktur (PDTI) dan praktisi pemberdayaan masyarakat desa,” ungkap Hukum Tua.

 

“Semoga kegiatan ini bisa lebih bermanfaat untuk proses mensukseskan pembangunan di desa, disamping diharapkan bisa lebih tertib dalam menyusun RAB dalam setiap usulan pembangunan di desa, karena ini merupakan bagian dari perencanaan juga memudahkan kita dalam memulai pekerjaan serta pelaporan pertanggungjawaban kegiatan pembangunan di desa,” tutur Sumendap.

 

 

Di kesempatan yang sama Sekses Lansot Frits Rumerung menuturkan, ide untuk melaksanakan pelatihan ini muncul, ketika mendengarkan pendamping desa mengadakan evaluasi terutama terkait realisasi Dana Desa (DD).

 

“Setelah kami mendengar evaluasi dari pendamping desa, di antara yang menonjol adalah banyak desa yang belum bisa membuat sendiri Rencana Anggaran Belanja (RAB) untuk pembangunan fisik.Meskipun tidak sampai menimbulkan persoalan serius, tetapi sedikit mengganggu pembangunan. Sejauh ini RAB yang dibuat desa sebagian ada yang tidak sesuai dengan standar, baik konsep maupun harga satuan dan jumlah kebutuhan materialnya,” jelas Sekdes Frits Rumerung.

 

“Berdasarkan itu maka, kami dari Pemdes Lansot menggelar pelatihan ini agar supaya perangkat desa Lansot bisa mengetahui penyusunan desain dan RAB yang benar,” kata Rumerung.

 

Sementara itu narasumber yang adalah PDTI, Yeanne Rompas mengatakan sebagai praktisi pemberdayaan masyarakat bersama-sama terus berinovasi untuk menepis tanggapan sebagian publik yang beranggapan bahwa kami tidak bersungguh-sungguh melaksanakan pengabdian untuk masyarakat di Desa.

 

 

“Maka dari itulah tumbuh suatu ide untuk membuat aplikasi penyusunan rab dan gambar, agar kelak jika desa sudah tidak lagi didampingi oleh para pendamping desa, maka desa mampu dengan sendirinya menyusun perencanaan dengan didasari oleh komitmen bersama untuk membangun kebersamaan menggali semua potensi pembangunan, pemberdayaan yang ada di wilayah desa masing-masing,”papar Rompas.

 

“Diharapkan pelatihan ini terus berlanjut sehingga dalam pembuatan RAB tidak terdapat kesalahan, khususnya dalam penggunaan Dana Desa. Kedepan diharapkan adanya program pelatihan berkelanjutan yang dapat dilaksanakan untuk mewujudkan desa yang mandiri dan berdikari dan menjadi sentra ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat desa,” pungkas Rompas.

 

Kegiatan ini dibuka oleh Camat Tareran Wildy Podung dan diikuti oleh TPK, Sekdes, Kaur dan Kasi Desa Lansot.

 

(Vimara)

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here