19.6 C
London
Jumat, September 17, 2021

Langkun Bantah Segel Ruangan Rapat Komisi

- Advertisement -
- Advertisement -

MINSEL, CAHAYAMANADO – Adanya pemberitaan salah satu media yang mengatakan bahwa Sekretaris DPRD Kabupaten Minahasa Selatan Joins Langkun sengaja menutup ruangan sidang, dengan tegas dibantah oleh yang Sekwan.

 

Penegasan ini dikatakan Sekwan melalui klarifikasi yang disampaikan kepada awak media, Jumat (8/11).

 

“Dalam pelaksanaan apel pagi pada hari Rabu 6 November, selaku Sekwan saya menyampaikan semua staff yang ada di Alat Kelengkapan DPRD untuk menutup pintu ruangan dan turun karena ada rapat khusus bagian persidangan yg akan dipimpin oleh Kabag Persidangan,” terang Sekwan.

 

Lanjutnya, setelah rapat selesai, Sekwan menyampaikan kepada Kabag Persidangan dan memerintahkan Kasubag Rapat dan Risalah untuk menyampaikan kepada staf yg ada di AKD agar semua pintu ruangan di buka. Perintah itu langsung ditindaklanjuti oleh Kasubag Rapat melalui WA Group bagian persidangan jam 12.59 wita.

 

Terkait berita dan foto yang ada di salah satu Media Cetak tanggal 8 November halaman Minahasa Selatan, itu diambil pada hari Kamis 7 November dengan latar belakang depan pintu komisi 2 yang masih terkunci.

 

“Setelah dilakukan penelusuran dari Sekretariat DPRD kenapa pintu ruangan komisi 2 terkunci sedangkan pintu ruangan komisi lainnya terbuka, diperoleh informasi bahwa pada hari Kamis pagi, staff yg ditugaskan di AKD DPRD khususnya yg ada di setiap ruangan komisi mengambil kunci ruangan kepada staff Lexi Kowel karena pintu ruangan akan dibuka,” jelas Langkun.

 

Khusus Staff di komisi 2 pagi itu tidak mengambil kunci kepada staff Lexi Kowel, sampai beberapa anggota DPRD datang pintu ruangan komisi 2 masih terkunci, sedangkan pintu ruangan komisi lainnya terbuka karena staffnya sudah ambil kunci.

 

“Jadi tidak benar sesuai pemberitaan pintu pintu ruangan komisi komisi DPRD ditutup. Terkait dgn pintu ruangan komisi 2 dikunci dgn rantai, karena kuncinya sudah rusak. Yang pasti dari hari Rabu 6 November sampai Jumat 8 November ruangan semua komisi terbuka,” ungkap Langsung lagi.

 

Dirinya pun berharap, agar supaya tidak ada pihak-pihak yang semakin menambah panas suasana terkait polemik AKD. Dan kepada media, dimintakan untuk memberitakan secara profesional sesuai fakta yang ada.

 

(Vimara)

- Advertisement -

Latest news

- Advertisement -

Related news

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here