Beranda MINSEL Datang ke Istana, Tetty: Saya Diundang Oleh Mensesneg Pak Pratikno

Datang ke Istana, Tetty: Saya Diundang Oleh Mensesneg Pak Pratikno

JAKARTA, CAHAYAMANADO – Bupati Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Christiany Eugenia Paruntu (Tetty Paruntu) memberikan klasifikasi terkait kedatangannya ke Istana untuk menghadap Presiden Joko Widodo, Senin ( 21/10).

Menurutnya, kedatangan dia sesuai panggilan Menteri Sekretaris Negara Pratikno via WhatsApp Hari Minggu pukul 22.27 WIB.

“Saya datang ke Istana karena diundang oleh Menteri Sekretaris Negara Pak Praktino melalui WhatsApp pada hari Minggu pukul 22.27 WIB. Jadi tidak benar bahwa saya tidak diundang,” tegas Tetty.

Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara yang adalah Bupati Minsel 2 periode ini menjelaskan kronologis kedatangannya di Istana.

“Saat itu saya tiba di Istana pukul 10.00 WIB. Sesuai petunjuk Menteri Sekretaris Negara Pratikno, saya diminta berkordinasi dengan Kepala Biro Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden Bey Triadi Machmudin untuk mendapat akses masuk Istana,”ungkap Tetty.

Setelah menunggu di ruang tamu satu jam lebih, sekitar pukul 11.30 WIB protokol Istana menemuinya. Dia terlebih dahulu diminta mengisi formulir dan menandarangani “Pakta Integritas” yang berisi beberapa hal.

“Pertama, tidak tersangkut kasus hukum. Kedua, kewarganegaraannya tidak berstatus ganda (dwikewarganegaraan). Itu antara lain. Semua pertanyaannya saya jawab dan tandatangani,” jelas Tetty Paruntu.

Setelah itu Tetty pindah tempat menunggu di lounge Istana.Tidak berapa lama, Mensesneg Pratikno menemuinya. Ia memberitahu Tetty telah menerima pesan singkat (SMS). Praktikno meminta klarifikasi Tetty pada dua kasus.

Pertama mengenai keterlibatan Tetty dalam kasus mantan anggota DPR dari Partai Golkar Bowo Sidik yang sudah memasuki tahap persidangan di pengadilan Tipikor. Kasus kedua, mengenai mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantornya yang mengakibatkan sekdanya diselidiki pihak berwajib.

Tetty pun mengklarifikasi langsung di depan Pak Pratikno. Yang pertama, dia bantah terlibat dalam kasus Bowo Sidik. Juga menyangkal pernah memberikan uang kepada Bowo Sidik.

“Saya memang tidak melakukan itu. Benar saya pernah diperiksa sebagai saksi. Kesaksian membantah tuduhan memberi uang kepada Bowo. Dalam persidangan Bowo juga tidak menyatakan saya memberi uang. Clear. Selesai,” jelas Ibunda Adrian Jopie Paruntu anggota DPR RI itu.

“Saya juga membantah soal kasus mutasi ASN, yang ditanyakan Pak Pratikno. Kasus itu sama sekali tidak ada. Saya juga heran, kok isu itu muncul,“ kata Tetty.

Setelahnya Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, pun datang. Tapi Tetty membantah Airlangga datang untuk menyuruhnya pulang.

Justru Airlangga membantu Tetty Paruntu menjelaskan mengenai tuduhan itu. Setelah itu Tetty pun pulang. Ketika pulang, Tetty tidak melewati jalan yang sama ketika datang ke Istana. Dia pulang lewat samping.

Kehadirannya ke Istana jelas mendapat sorotan luas oleh wartawan. Tapi,  Ia sedih mengikuti pemberitaan media yang berbagai versi.

“Yang pasti sayang datang ke Istana berdasarkan undangan Mensesneg. Ini masih saya simpan pesannya di WhatsApp. Emangnya saya gila datang ke Istana tanpa diundang,” papar Tetty.

Menurut dia, berdasarkan usulan Partai Golkar namanya diusulkan resmi oleh Partai Golkar untuk menjadi anggota kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin. Yang mengusulkan namanya kepada Presiden Jokowi Ketua Umum Golkar, Airlangga.

“Saya diberitahu Pak Ketum di kantor Golkar tiga hari lalu, hari Jumat. Pak Airlangga menyampaikan bahwa saya termasuk dari empat nama dari Partai Golkar yang diusulkan menjadi anggota kabinet,” ungkapnya.

“Saya tidak pernah minta-minta untuk diutus Partai Golkar. Catat itu,“ ketus Tetty.

Tetty mengaku tidak kecewa oleh kejadian yang tidak mengenakkan dirinya Senin siang. Baginya, apa yang terbaik buat Presiden Jokowi, akan didukungnya.

Perlu diketahui, Tetty Paruntu adalah Bupati yang tercatat pernah menerima banyak penghargaan dari Presiden Jokowi. Penghargaan tetanyar yang diterima yakni Universal Health Coverage Awards (UHC Award) yang diserahkan oleh Presiden RI Jokowi bulan Mei lalu. (Vimara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Purna Praja Berduka, Mayoret Angkatan XVII Itu Sudah Mendahului

Selamat Jalan Orang Baik Gledyes Tadete, SSTP....    Oleh : Altin Sualang, SSTP, MPA.     Dewasa, tangguh dan keibuan. Itu kesan pertama saya kepada Edys, begitu dia biasa...

‘Maremu’ Spesialis Gereja Berhasil Diciduk Tim Totosik dan Waruga

CahayaManado.com- Setelah sekian lama, pasca dilaporkan ke Polres Tomohon bahwa pencurian di tempat ibadah marak terjadi di Sulawesi Utara (Sulut) khususnya di Kota Tomohon,...

Cemarkan Nama Baik VB, Pemilik Akun Leddy Sangi Terancam Dibui

Tomohon,CM- Pemilihan Waki Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon tahun 2020 sudah semakin dekat. Tensi sejumlah Pengguna akun di Media Sosial sudah semakin meninggi. Imbasnya,...

Terpilih Aklamasi, MJLW ‘Nakhodai’ Golkar Tomohon Periode 2020-2025

CahayaManado.com- Secara Aklamasi Miky Junita Linda Wenur (MJLW), terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Tomohon. Srikandi Kota Tomohon terpilih...